Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan di Sektor Jasa
DOI:
https://doi.org/10.70716/pjmr.v2i2.453Keywords:
job satisfaction, turnover intention, human resource management, service sectorAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan pada sektor jasa yang memiliki tingkat mobilitas tenaga kerja relatif tinggi. Kepuasan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan karyawan, karena berkaitan dengan kenyamanan, motivasi, dan komitmen individu terhadap organisasi. Tingginya tingkat turnover intention dapat berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan, seperti meningkatnya biaya rekrutmen, pelatihan, serta menurunnya produktivitas dan kualitas layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan di sektor jasa. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara variabel kepuasan kerja dan turnover intention. Variabel kepuasan kerja diukur melalui indikator seperti lingkungan kerja, kompensasi, hubungan antar rekan kerja, dan peluang pengembangan karier, sedangkan turnover intention diukur berdasarkan keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan dalam waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Artinya, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin rendah keinginan mereka untuk keluar dari perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan di sektor jasa disarankan untuk meningkatkan aspek-aspek yang mendukung kepuasan kerja guna menekan tingkat turnover serta menjaga stabilitas dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Downloads
References
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
Hom, P. W., Lee, T. W., Shaw, J. D., & Hausknecht, J. P. (2017). One hundred years of employee turnover theory and research. Journal of Applied Psychology, 102(3), 530–545.
Mobley, W. H. (2011). Employee turnover: Causes, consequences, and control. Addison-Wesley.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
Tett, R. P., & Meyer, J. P. (1993). Job satisfaction, organizational commitment, turnover intention, and turnover: Path analyses based on meta‐analytic findings. Personnel Psychology, 46(2), 259–293.
Tambahan Referensi (APA Style)
Adams, J. S. (1965). Inequity in social exchange. Advances in Experimental Social Psychology, 2, 267–299.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
Hom, P. W., Lee, T. W., Shaw, J. D., & Hausknecht, J. P. (2017). One hundred years of employee turnover theory and research. Journal of Applied Psychology, 102(3), 530–545.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Mobley, W. H. (2011). Employee turnover: Causes, consequences, and control. Addison-Wesley.
Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2017). Human resource management (10th ed.). McGraw-Hill.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
Tett, R. P., & Meyer, J. P. (1993). Job satisfaction, organizational commitment, turnover intention, and turnover. Personnel Psychology, 46(2), 259–293.
Yukl, G. (2013). Leadership in organizations (8th ed.). Pearson.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Fauzi, Bayu Prasetya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








