Emas Hijau dan Biru dari Jerowaru: Mengangkat Ekonomi Warga Pesisir Melalui Rumput Laut dan Lobster

Authors

  • Yazid Syahram Prodi Geografi, Universitas Muhammadiyah Mataram Indonesia
  • Haekal Hakim Prodi Geografi, Universitas Muhammadiyah Mataram Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70716/jocdem.v2i4.749

Keywords:

Coastal Economy, Community Empowerment, Jerowaru, Lobster, Seaweed

Abstract

Jerowaru District, located in East Lombok Regency, possesses extraordinary marine potential, particularly in the development of superior commodities such as seaweed, nicknamed "green gold," and lobster, known as "blue gold." Despite this abundant natural potential, coastal communities in this area generally face classic obstacles, including a low understanding of modern cultivation technology capacity, a lack of post-harvest processed product diversification, and a high dependence on middleman market chain systems. This community service activity aims to improve the economic welfare of coastal residents in Jerowaru through strategies to optimize the sustainable management of seaweed and lobster cultivation. The implementation method used in this service program is based on Participatory Action Research (PAR), which encompasses three main stages: training in modern environmentally friendly cultivation techniques, assistance in diversifying processed seaweed products into high economic value commodities, and education on group financial management alongside the expansion of digital-based market access. The results of this community service activity show a significant increase in the technical skills of cultivators, a 45% increase in the economic added value of products through processing innovation, and the formation of a much more independent joint business group institution. Through this integrated capacity-building program, fishermen's dependence on middlemen can be gradually reduced due to the opening of direct market access networks to consumers and industries. In conclusion, the synergistic utilization of the potential of "green gold" and "blue gold" managed in a modern way can serve as the main pillar in boosting the domestic income of fishermen's families, creating new job opportunities, and achieving economic independence for the Jerowaru coastal community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, K., & Siregar, M. A. (2022). Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui optimalisasi sektor perikanan budidaya. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 17(1), 45–58.

Astuti, R. D., & Wardani, K. (2023). Diversifikasi produk olahan rumput laut sebagai upaya peningkatan pendapatan ibu-ibu nelayan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 211–224.

Budiman, A., & Saputro, E. (2021). Penerapan teknologi keramba jaring apung ramah lingkungan untuk budidaya lobster. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 12(3), 189–201.

Fathoni, M. R., & Handayani, S. (2024). Analisis rantai pasok dan nilai tambah komoditas rumput laut kering di wilayah pesisir. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(1), 33–46.

Fauzi, A., & Handoko, T. (2020). Mengurai lingkaran setan kemiskinan nelayan: Analisis relasi patron-klien di pasar perikanan. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan, 10(2), 125–138.

Gunawan, I., & Setiawan, B. (2023). Pelatihan pencatatan keuangan dan manajemen modal bagi kelompok pembudidaya ikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Iptek, 9(1), 77–88.

Hakim, L., & Rosida, L. (2023). Pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 24(2), 143–156.

Hidayat, R., & Kusuma, W. (2023). Tantangan adopsi inovasi teknologi akuakultur pada masyarakat pembudidaya tradisional. Jurnal Penyuluhan Perikanan, 17(2), 101–114.

Kusuma, A. P., & Ariyanto, D. (2022). Kemandirian kelembagaan kelompok usaha bersama (KUB) dalam memperkuat posisi tawar nelayan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Pesisir, 4(2), 89–102.

Lestari, P., & Nurhayati, E. (2022). Literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro di kawasan pesisir: Masalah dan solusi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(1), 55–67.

Nugraha, A. S., & Prasetyo, B. (2024). Digitalisasi pemasaran produk perikanan: Peluang dan tantangan bagi nelayan skala kecil. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 22(1), 12–25.

Nugroho, H., & Santoso, A. (2022). Prospek ekonomi dan tata niaga global budidaya pembesaran lobster di Indonesia. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 14(2), 111–123.

Prasetyo, H., & Utama, S. (2021). Pendampingan pemanfaatan e-commerce untuk memperluas akses pasar produk perikanan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(4), 315–327.

Pratama, G., Wijaya, O., & Sukma, D. (2020). Produktivitas dan analisis kelayakan usaha budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii. Jurnal Akuakultur Indonesia, 19(2), 145–157.

Putri, A. R., & Rahmawati, S. (2022). Penerapan metode Participatory Action Research (PAR) dalam program pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 6(1), 23–38.

Raharjo, S., & Utami, T. (2021). Dampak perubahan iklim terhadap serangan penyakit ice-ice pada budidaya rumput laut. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 17(3), 95–104.

Ramadhan, A., & Saputra, I. (2021). Struktur pasar oligopsoni dan eksploitasi ekonomi pembudidaya oleh tengkulak. Jurnal Ekonomi Kelautan, 9(2), 134–147.

Santoso, I., & Triyono, H. (2024). Penguatan kapasitas kelembagaan kelompok nelayan melalui legalitas badan hukum usaha. Jurnal Hukum dan Pemberdayaan, 11(1), 62–75.

Siregar, F., & Hasibuan, M. (2021). Best practice pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir berbasis komoditas unggulan daerah. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(2), 109–122.

Sudarsono, B., & Wijaya, C. (2021). Karakteristik sosial ekonomi dan strategi adaptasi kemiskinan masyarakat nelayan pesisir. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 15(1), 40–53.

Suryani, L., Amin, M., & Lestari, F. (2022). Efisiensi penggunaan pakan rucah pada budidaya pembesaran lobster dalam keramba jaring apung. Jurnal Nutrisi Perikanan, 6(2), 81–92.

Susanto, A., & Kurniawan, D. (2020). Menggerakkan kesadaran kritis masyarakat desa melalui riset aksi partisipatif. Jurnal Dikmas, 14(2), 202–215.

Utami, S. R., & Wijaya, A. (2023). Analisis nilai tambah pengolahan produk turunan rumput laut pada skala industri rumah tangga. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 34(1), 76–87.

Wibowo, P., & Lestari, S. (2020). Manajemen pencegahan penyakit dan pengelolaan kualitas air pada budidaya lobster. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 12(2), 233–245.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Syahram, Y., & Hakim, H. (2026). Emas Hijau dan Biru dari Jerowaru: Mengangkat Ekonomi Warga Pesisir Melalui Rumput Laut dan Lobster. Journal of Community Development and Empowerment, 2(4), 131–138. https://doi.org/10.70716/jocdem.v2i4.749